Labels

Kamis, 03 Mei 2012

Kode Etik Pesulap

Berdasarkan jumlah penonton dan tempat pertunjukkan, Seni sulap itu dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu :

Sulap yang dapat ditonton dari jarak dekat (Close Up Magic). Bentuk sulap jarak dekat ini yang tampak paling hidup dan dapat dilakukan di mana saja. Pesulap yang memainkannya seolah-olah tidak ada batas atau jarak sudut pandang dengan penontonnya. Sulap yang dimainkan disini adalah teknik sulap dengan menggunakan alat-alat yang sederhana seperti: sapu tangan, uang kertas maupun coin, pensil, rokok, kartu, buku, kertas, dll;

Sulap untuk konsumsi panggung (Stage/Parlor); Adalah sulap pada acara-acara tertentu atau acara-acara besar dan dilakukan di panggung atau di ruangan khusus. Sulap seperti ini mempunyai jumlah penonton yang lebih banyak. Efek yang dihasilkan lebih besar dari Close Up Magic. Pada umumnya menggunakan alat2 sulap yang cukup besar agar jelas terlihat oleh penonton. Dan dengan menggunakan peralatan dan teknologi canggih, maka pesulap dapat menampilkan ilusi yang besar & hebat.

Sulap akan tampak mengherankan atau mengagumkan selama kerahasiaannya masih terjaga dengan baik. Dan setiap pesulap dituntut untuk selalu memegang teguh kode etiknya, yaitu:

MAGICIAN NEVER TELL THE SECRET,
atau seorang pesulap tidak pernah memberitahukan rahasia. jagalah rahasia trik pesulap dengan ketat dan jangan memberitahukan kepada siapapun.

DONT PLAY TWICE
Tidak menggulang trik yang sama dua kali untuk orang yang sama. Kalaupun ada yang mendesak anda bisa memainkan variasi dari permainan anda tanpa mengulangi apa yang anda telah mainkan. Pada saat kamu mengulang permainan, berarti anda memberikan kesempatan kepada penonton untuk mengetahui cara permainan anda, itu hal yang buruk bukan? tapi ada sebagian permainan yang apabila diulang kembali, justru keanehannya semakin bertambah. Karena pesulap profesional menunjukkan permainan yang sama ke orang yang berbeda, sedangkan pesulap amatir menunjukkan permainan yang berbeda ke orang yang sama.

KNOW WHEN STARTED AND KNOW WHEN STOPPED
Jadi, jika anda bermain sulap terlalu lama, penonton lama kelamaan akan bosan dengan permainan anda... kalau udah pada gak fokus.. berarti saatnya untuk berhenti. Hanya memainkan satu permainan, terus pergi tidak membuat anda sebagai orang yang cupu. Justru dengan seperti itu membuat penonton menjadi penasaran dengan sulap yang anda mainkan J.

SEMANGATI PENONTON
Bagaimana caranya menyemangati penonton?? Anda dapat mempunyai taktik tersendiri dalam hal tersebut. sebagai contoh, kita bisa juga membuat sebuah effect sulap, tapi bukan kita yang mengaku melakukannya, justru penonton kita! yah itu salah satu cara untuk menyemangati penonton..

PILIH PERMAINAN YANG COCOK
permainan yang anda lakukan harus sesuai dengan sikon dan audiens yang ada... misalnya :
anda lagi main di tempat terbuka yang banyak angin.. ada baiknya kamu memainkan permainan lain selain kartu, kecuali anda pengen lihat kartu - kartu yang berterbangan hehehe (trust me I have done that ).
Atau audiensnya.. biasanya anak kecil itu terlalu rumit kalo disuruh ngeliat sulap kartu... apalagi yang pakai itung-itungan matematik, anak kecil lebih suka hal - hal yang visual, seperti vanishing, reproduction, change, dan lain-lain. Sedangkan orang dewasa lebih suka permainan semacam mind reading, atau yang membuat sedikit berpikir.

BERSIKAP SESUAI atau “play your part as a magician”
Maksudnya adalah pergunakan peran anda sebagai seorang pesulap, untuk menghibur penonton. Misalnnya penonton ingin anda meyakinkan mereka, bahwa kartu yang telah lenyap di dalam deck dapat anda temukan dengan mudahnya, atau menggerakan kacamata mereka tanpa anda sentuh sekalipun.

PRACTICE..PRACTICE..PRACTICE....
Pastikan sebelum anda memulai permainan, anda sudah cukup berlatih dan menguasai trik. Jangan memaksakan diri untuk perform karena jika anda tidak berlatih terlebih dahulu, maka, sama saja anda membuka rahasia trik sulap tersebut. Dan jika rahasia trik sulap sudah terbongkar, maka resikonya adalah, misteri di balik trik sulap tersebut akan lenyap dan penonton tidak akan merasa terkejut dan terhibur. Disini anda nggak cuma dituntut penguasaan kecepatan tangan, tapi juga intonasi dalam berbicara dan gerak tubuh dan lain - lain yang bisa disebut sebagai showmanship, kemampuan dalam mempresentasikan sebuah trik.

DO IT, YOUR WAY!
Melakukan sulap dengan gaya anda sendiri pada saat bermain sulap. Contohnya dengan gaya David Blaine yang main street magic dengan orang - orang di jalan, atau Deddy Corbuzier dengan gayanya yang terkesan mistis.

DONT SHOW before DOMINATE
Jangan tampil sebelum anda menguasai sulap itu dengan baik. Semua sulap yang baik akan terlihat casual dan biasa saja.

PLEASE RESPECT THE OTHER
Sekalipun ada pesulap yang bermain kepada anda tanpa dia ketahui bahwa anda pesulap juga, simaklah betul-betul permainannya, dan ibaratkan anda bukan seorang pesulap. siapa tau dia lebih hebat dari anda dan anda pun bisa mendapatkan trik tambahan.

QUICK THING
Jika anda bertemu seorang "heckler", hackler yaitu orang yang mengacaukan penampilan sulap dengan mencoba menebak atau membongkar rahasianya. Anda jangan langsung menyudahi permainan anda, tapi puji orang itu dan dekati orang tersebut bahwa ini adalah murni kekuatan manusia dan orang lain pun bisa. Dalam hal ini poin nomer 3 harus anda perhatikan.

KEEP THE RULE
Maksudnya adalah gunakanlah ilmu sulap anda ke hal2 yang lebih berguna dan jangan di salahgunakan untuk pelecehan.
contoh mentang2 anda pesulap anda memainkan sulap kepada wanita cantik demi memudahkan anda untuk memegang tangannya,atau pundak dsb. Bila pun harus bersentuhan lakukan dengan profesional.
ingat anda adalah seorang entertain dan jangan gunakan kecepatan tangan anda untuk melakukan suatu hal yang negatip.. :p

SUPPORT PLEASE
Saling mendukung sesama pesulap dan bimbinglah yang pemula dan serius menekuni sulap.
Menggunakan pakaian yg serba hitam.
Ini merupakan kisah klasik, tetapi ini bertujuan untuk memunculkan ciri khas kita sebagai magician. Di samping itu pula, ini bertujuan untuk menyembunyikan gimmick (sebutan keren dari alat-alat sulap) dari penonton.

0 komentar:

Posting Komentar